Pemeriksaan Laboratorium Hitung Jumlah Trombosit (Antal Trombosit) Darah

Trombosit adalah jenis sel darah yang berfungsi utama dalam proses pembekuan darah (Hemostasis). Menurut hipotesis dari J.W Wright (1986) trombosit merupakan bagian dari sitoplasma megakariosit. Teori tersebut didukung oleh beberapa hasil observasi yang disimpulkan:

-Trombosit dan megakariosit pada fetus ditemukan bersamaan.

-Pada percobaan edukasi trombositosis memperlihatkan adanya peningkatan mergakariosit.

-Ada persamaan sitokiimia antigenik antara trombosit dan megakariosit.

-Pemberian radioisotope dalam megakariosit ternyata kemudian dijumpai juga pada trombosit.

-Observasi langsung yang memperlihatkan troombosit dihasilkan oleh megakariosit.

Pemeriksaan Laboratorium Hitung Jumlah Trombosit (Antal Trombosit) Darah

Metode :

Direct counting dengan bilik hitung

Prinsip :

Darah diencerkan dengan Ammonium oxalate 1 % maka sel-sel selain trombosit dan eritrosit dilisiskan dan darah menjadi lebih encer sehingga trombosit lebih mudah dihitung. Jumlah trombosit dihitung dalam bilik hitung di bawah mikroskop dengan perbesaran sedang.

Reagensia :

-Larutan Amonium Oksalat 1% (Bisa juga digunakan Rees Ecker)

Alat-alat :

1. Tabung reaksi

2. Pipet 20 µl (adjusted), 2000 µl

3. Bilik hitung Improved Neubauer

4. Cawan Petri

5. Mikroskop

6. Counter

Spesimen : Darah EDTA

Cara Kerja :

1. Dipipetkan 2000 µl reagen ammonium oxalat 1% dan masukkan dalam tabung reaksi

2. Ditambahkan ke dalam tabung 20 µl specimen darah, campur hingga homogen

3. Cairan tersebut (reagen+darah) dipipet dengan pipet tetes, kemudian sentuhkan ujung pipet itu dengan sudut 300 pada permukaan kamar hitung dan menyinggung pinggir kaca penutup. Biarkan kamar hitung terisi cairan dengan daya kapilaritasnya.

4. Letakkan kamar hitung kedalam cawan petri yang didalamnya ada kertas tissue yang sudah dibasahi, inkubasi selama 15 menit.

5. Periksa dibawah mikroskop lensa obyektif 40X

6. Hitung trombosit. Perhitungan dilakukan dalam kotak eritrosit yaitu dalam 10 kotak sedang.

Perhitungan :

Jumlah Trombosit = N/V x P

N= Jumlah Sel

V=Volum bilik hitung = 0.04 mm3

P= Pengenceran = 101 x

Nilai Normal

Jumlah Trombosit normal adalah 150.000 – 400.000 sel/mm3 darah

Interpretasi Hasil

1.Trombositopeni : Trombositopenia adalah istilah keadaan dimana jumlah trombosit dibawah jumlah normal. Penurunan sampai dibawah 10.000 sel/mm3 darah berpotensi untuk terjadinya pendarahan dan hambatan pembekuan darah. Penyebab trombositopenia:

-Penurunan masa hidup, sekuestrasi/pemecahan abnormal : Terjadi pada Hopersplenisme,Trombopoetik Trombositopenia Pupura,Uremik Hemolitik, DIC, Sepsis,Trombositopenia Imun

-Penurunan Produksi : Terjadi pada Mieloptisis, kelainan-kelainan sumsum tulang primer, infeksi, pengaruh obat-obatan tertentu.

-Produksi yang tidak efektif : Terjadi pada proses ,megaloblastik

2.Trombositosis : Trombositopenia adalah istilah keadaan dimana jumlah trombosit diatas jumlah normal. Penyebab lazim trombositosis :

-Kelainan-kelainan Mieloproliferastif:

Terjadi pada Polisitemia vera, myeloid agranulosit, leukemia granulositik kronik, (Trombositopenia primer)

-Trombositosis sekunder:

Dapat disebabkan oleh peradangan, keganasan, penyakit hodgin, perdarahan akut, pasca splenoktomi,reboun dari defisiendi besi yang parah.

Referensi :

Penuntun Laboratorium Klinik (R.Gandasoebrata)

Buku Saku Mengenal Penyakit (Sutedjo)

Buku Saku Hematologi (Larry Water Burry)

Petunjuk Praktikum Hematologi Jurusan Analis Kesehatan Poltekkes Kemenkes Yogyakarta

6 komentar:

wah kakak saya harus baca nih ,, nice post!

@Bayu: Semoga bermanfaat....^^

wah mantap ini,.,.sip banget dah blognya,.,infonya kren" ,.,thanks kawann,.,follow pun suksess,.,

Si Arif:Hanya kumpulan catatan kulian dan pengalaman dilapangan...Alhamdulillah jika bisa bermanfaat blog Catatan Si Arif juga kalah keren nya...Smg bisa terus saling tukar informasi,,

MANA TOLBOL FOLLLLLLBACKNY

--"

ijin copy yaa.. artikel ini bantu aku bikin tugas laporan AT :)

Poskan Komentar

Jangan Lupa Kasih Komentar Yah,,Teman

Share

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More