Laboratorium Klinik

Mendengar kata laboratorium apa yang akan melintas dipikiran teman-teman?

-Tempat melaksanakan penelitian atau eksperimen

-Orang yang beraktifitas di sana adalah peneliti atau mahasiswa

-Mekanisme kerja yang rumit

-Menggunakan alat alat yang sukar dipahami

-Butuh intelegenisa yang tinggi untuk dapat bekerja disana

Beberapa jawaban diatas jika digabungkan akan memberikan gambaran umum tentang laboratorium. Laboratorium merupakan suatu tempat untuk peneliti melakukan riset (penelitian) atau eksperimen, menemukan suatu hal yang baru dan mendapat jawaban dari keingin tahuan mereka secara ilmiah. Bagi orang awam yang tidak memiliki basic mengenai kelaboratoriuman, semua kegiatan disana akan terlihat sangat rumit. Perlatan-peralatan dilaboratorium hampir takkan pernah kita dijumpai sehari-hari, sehingga tidak bisa dipelajari secara otodidak. Kegiatan di laboratorium membutuhkan skill dan pengetahuan yang tinggi. Namun bila dipelajari akan bisa menjalaninya. Laboratorium tempat untuk mempraktekan teori dari buku-buku, sehingga prinsip-prinsip kerja dapat dipelajari secara teoritis. Sementara itu, untuk menjadi terampil sangat tergantung dari seberapa seringnya melakukan praktek.

Ada banyak jenis dari laboratorium, tergantung dari ilmu yang diterapkan disana seperti laboratorium biologi, laboratorium kimia, laboratorium fisika, dan laboratorium yang akan di bahas dalam tulisan ini yaitu “Laboratorium Klinik”.

Laboratorium Klinik.

Kegiatan di Laboratorium Klinik

Dari namanya pastilah laboratorium ini berhubungan dengan kesehatan. Akantetapi, apakah laboratorium klinik tempat menelitian atau bereksperimen??. Laboratorium klinik merupakan tempat melakukan berbagai macam pemeriksaan menggunakan spesimen medis (bahan) dari tubuh pasien untuk mendapat informasi kesehatannya. Penelitian atau ekperimen sebenarnya bisa dilakukan disini, tapi sangat jarang karena tujuan utamanya untuk mendapat informasi kesehatan pasien untuk membantu dokter menentukan diagnosis. Semua pemeriksaan sudah ada Prosedur Tetap (Protap) dan jenis yang akan dilakukan ditentukan oleh dokter pengirim spesimen. Dokter tidak bisa menentukan diagnosis pasti penyakit pasien jika tidak ada hasil pemeriksaan laboratorium.

Petugas laboratorium yang sering disebut teknisi laboratorium atau analis kesehatan, bukan peneliti, melainkan orang yang dididik untuk bisa melakukan pemeriksaan menggunakan alat-alat laboratorium. Di Indonesia masih sedikit sekolah-sekolah yang didirikan untuk mendidik calon-calon teknisi laboratorium. Mungkin karena harga alat-alat laboratorium yang sangat mahal, universitas-universitas tidak ada yang menjadikan ‘Analis Kesehatan’ salah satu prodi mereka. Biaya pembeilan alat-alat serta profesi yang tidak populer, merupakan hal yang memberatkan ‘Analis Kesehatan’ untuk menjadi prodi di universitas. Saat ini baru ada bebrapa Sekolah Menengah Kejuruan, Politeknik Kesehatan, Sekolah Tinggi Kesehatan yang menyediakan pendidikan bagi para calon teknisi laboratorium. Profesi teknisi laboratorium memang tidak populer, kebanyakan orang tidak tau dengan profesi ini. Di rumah sakit orang sering salah mengira teknisi laboratorium itu perawat, bidan, atau malah dikira dokter.

Laboratorium klinik dapat dijumpai di puskesmas, rumah sakit, atau laboratorium klinik swasta. Laboratorium klinik di puskesmas umumnya masih sederhana, pemeriksaan yang dilakukan tidak banyak karena alat-alat dan bahan untuk pemeriksaan terbatas. Teknisi laboratorium di puskesmas, langsung berhadapan dengan pasien yang datang atas rujukan dari dokter atau pasien yang datang sendiri dengan tujuan kontrol. Laboratorium klinik di rumah sakit, kelengkapan peralatan dan jenis pemeriksaan nya tergantung dari tipe rumah sakit. Rumah sakit yang paling lengkap peralatan laboratorium dan jenis pemeriksaan laboratorium yaitu rumah sakit tipe A. Laboratorium klinik swasta, didirikan pribadi, spesimen berasal kiriman dari praktek dokter, pasien datang sendiri rekomendasi dari dokter, atau bekerja sama instansi tertentu.

Beberapa alat pemeriksaan Lab di Puskesmas

Bagian Laboratorium Klinik

Laboratorium kilinik yang berskala besar, dibagi menjadi beberapa bagian, diantaranya :

-Kimia Klinik :

Bagian kimia klinik, spesimen yang di periksa yaitu serum dan plasma heparin. Parameter pemeriksaan umumnya lebih dari satu diantaranya glokosa darah, asam urat, kolesterol, trigliserid, gas darah, elektrolit, dll.

Spesimen (no.1 dan 2) dan Alat Pemeriksaan (no. 3 dan 4)

-Hematologi

Bagian Hematologi, spesimen yang diperiksa darah dan plasma. Pemeriksaan yang dilakukan diantaranya: Pemeriksaan jumlah sel darah, hitung jenis sel darah putih, sel darah abnormal, dan faktor koagulasi darah.

Spesimen (no. 1), alat pemeriksaan otomatis (no.2), dan Morfologi Darah abnormal (no 3), sel darah putih (no.4)

-Urinalisis

Bagian Uripemeriksaan, spesimen yang diperiksa yaitu urin. Pemeriksaan yang dilakukan berupa pemeriksaan kandungan urin secara enzimatis (protein,glukosa, bilirubin, urobilinoge, dll), sedimen urin secara mikroskopis.

Alat pemeriksaan Urin otomatis (Kiri atas) dan Gambaran sel , kristas, jamur pada sedimen urin

-Mikrobiologi

Pemeriksaan dilakukan pada spesimen terindikasi infeksi karena mikroorganisme, terutama bakteri pathogen. Spesimen yang diperiksa dapat berupa urin, darah, feses, swap, pus, sputum dll. Pemeriksaan yang dilakukan yaitu pemeriksaan mikroskopis, kultur, dan uji sensitivitas (untuk mentukan jenis pengobatan yang tepat).

Spesimen(no.3) dan Pemeriksaan (No. 1,2,4)

Selain pemeriksaan spesimen yang terindikasi bakteri, di bagian mikrobiologi juga ada pemriksaan parasitologi. Pemeriksaan spesimen yang terinfeksi parasit, seperti pemeriksaan parasit malaria (spesimen: darah), pemeriksaan telur cacing dan amoeba (Spesimen: feses)

Telur cacing (Kanan atas-Kiri Bawah) dan Parasit Malaria (Kiri atas-kanan bawah)

-Imuno-Serologi

Pemeriksaan dilakukan pada spesimen terindikasi penyakit tertentu.Dimana dalam spesimen akan terdapat antigen (karena infeksi) atau zat tertentu yang khas.

Dapat juga dilihat 'Di sini'

3 komentar:

bagus :) dan sangat bermanfaat .. terimakasih

keren, lebih tepatnya lagi Medical Laboratory

keren terimahkasih informasinyaaa=))))

Posting Komentar

Jangan Lupa Kasih Komentar Yah,,Teman

Share

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More